Expose Port Redis Docker Untuk Development

REDISDOCKERDOCKER DESKTOP

Expose Port Redis

Catatan kecil dalam mengekpos port redis di docker dengan dukungan data yang persistent.

Untuk mengekspos port 6379 pada docker redis dan supaya port tersebut bisa diakses dari host maka kamu bisa mem-binding port redis pada docker tersebut ke port host di 127.0.0.1 , pilihan port pada host sebenarnya bebas saja tetapi untuk memudahkan pengembangan maka nilai port binding akan disamakan.

docker run --name redis -p 127.0.0.1:6379:6379 -d redis redis-server --appendonly yes

CLI option -d (--detach) pada perintah docker diatas maksudnya adalah docker container akan menjalankan image dengan nama redis pada background (detach mode) sehingga kamu bisa memakai terminal untuk untuk kebutuhan yang lain. Option ini berguna jika tidak diperlukan interaktifitas pada docker.

Sebagai contoh kalau menjalankan docker dengan TIDAK memakai option --detach

docker default mode

redis-server adalah perintah yang akan dijalankan (yup! yaitu menjalankan redis sebagai server) dengan option --appendonly yes

Jika terjadi sesuatu pada server redis seperti mati tiba-tiba karena power-off maka data terakhir yang ditulis akan hilang sehingga untuk aplikasi yang sangat mementingkan data maka hal ini sangat berbahaya, pilihan --appendonly sangat tepat karena AOF atau AppendOnly File akan menyimpan perubahan terakhir dari data di redis sehingga jika redis dihidupkan kembali maka data di AOF tersebut akan di-apply lagi ke server redis (sumber).

Docker Desktop

Kalau memakai OS Windows 10 seperti saya kamu bisa memakai Docker Desktop di WSL 2, dengan tool ini akan sangat mudah untuk me-manage container docker yang kamu buat.

docker desktop gui

Dengan Docker Dekstop kamu bisa dengan mudah menjalankan, me-restart ataupun membuang container tanpa harus memakai CLI. Jika pada saat pengembangan sangat banyak container yang dibuat maka Saya kira GUI docker seperti ini akan sangat memudahkan.

Untuk setup Docker Desktop di Windows 10, bisa melihat artikel sebelumnya di Docker Di WSL 2.

Testing

Pengetesan server redis apakah menyimpan data atau tidak sangatlah mudah, pertama kita SET data misalnya dengan key test

SET test "Redis Docker OK"

kemudian kita stop server redis tersebut, pakai CLI ataupun Docker Desktop GUI dan kemudian jalankan kembali server redis di docker dan kemudian baca data yang telah kita SET tadi dengan memakai perintah GET,

GET test

Sebagai contoh dalam pengembangan aplikasi, Saya mengambil key electrical pada server redis docker melalui terminal Debian WSL.

terminal debian wsl

artinya server redis pada docker tersebut bersifat global ataupun terhubung dengan jaringan (jika komputermu terhubung dengan jaringan) sepanjang port terekspos dan tidak ada firewall pada port tersebut.

Komentar